Sabtu, 24 September 2011

si Miyang kucing kampung yang malang

yess, hari ni aku pulang lebih awal (jam12) gara" besok uda mid smester,huuuuu, payah bngt padahal aku masuk baru 2hari eee taunya udah mau mid smester -,-
hmm, oya, tadi ibuk bawa anak kucing ke rumah, katanya sih mau di plihara tapi sbenernya aku kurang prcaya juga, org trahir kmaren aku taunya ibuk gebukin kucing yg masuk rumah gara" naik" meja makan,hmm prasaanku ga enak disini, jangan jangann kucing malang itu mau di jadiin tumbal? *plakk,
tapi beneran lho, kucingnya mau di pelihara, di kasih susu segala lagi, susu bubukku yg jadi korban , T.T
eh , trnyata uda di kasih rumah juga sama ibuk,di dalemnya di alasi pake kain kain gitu kata adekku,aku jd pnasaran kan pengen liad "kucing dengan rumah barunya", dan alangkah terkejutnya daku saat ku melihat si kucing celingak celinguk tak berdaya di dalemm rumahnya, adekku yang berdiri di sampingku bilang "kucingnya lagi bingung mbak,daritadi tengak tengok ke atas terus", sontak aku jawab "ya iyaaaaalaaaaah! jelas dia bingung,di masukin kedalem tempat sampah gini,knapa rumahnya dr tempatsampah sih?kasian tauk", hadeeeh, sungguh sangat tega, sang kucing di masukan kdalam bak dari plastik yang sebenernya bekas tempat sampah, malangnya nasib si"kucing dengan rumah baunya" T.T.
"kucingnya tengak tengok terus mbak" kata adekku anggi ,
"iya nggi, dia lagi senam kesehatan ibu hamil"
"kok hamil to mbak? wong kucingnya aja baru lahir 4hari kemaren,masak udah jadi ibuk ibuk"
"iyatoh? hmm,kalo gitu berarti si kucing lg senam anak hamil"
"kok hamil to mbak?wong baru lahir kok "andang" hamil"
"nggak hamil to?"
"yo nggak lah mbak"
"yowes,beraarti si kucing lagi senam anak tidak hamil"
"hah?" *pingsan*
hmmm, ku perhatikan dengan seksama,apa jadinya kucing ini bila terus berada di dalam istana megah mewah nan indah ini *muntah*, lalu ku coba untuk menghiburnya, ku mulai dngan memberinya mainan talitali,tp dia ttap clingak clinguk, lalu ku goda dia dengan batang lidi, tetap tdak berhasil, aku coba buat elus elus dagunya, eh, dia mlh marah,aku kasih tulang ayam, dia mlh request tulang macan,yaudah terahir aku coba menari nari ular dengan birama 1/4 dengan nada dasar sol dan kecepatan 40km/jam,eh si kucing diem,wah,berhasil boss, tp lama" si kucing malah kayak mau nangis #kucingku istimewa# jadi ku putuskan untuk mundur teratur.
Setelah magrib itu si kucing di bawa ke kamar tamu sama ibuk, wah, ternyata emang ada udang di balik piring, ibuk melhara kucing itu buat ngusir tikus di rumah, tapi sepertinya ada yg gak beres.
aku perhatin si kucng cuma njingkrung sambil ngeong", tapi aku heran juga,kalo kucing mengeong pan suaranya " meong meong" tp kalo kucing ini suaranya "miyang miyang",jadi aneh aja ndengerinnya,kalo dia "memiyang miyang" gt ntar mana ada tikus yg takut?ntr kalo dia gabisa ngusir tikus jangan" endingnya juga cuma di buang ibuk? kasian kan? nah, berangkat dari rasa prihatin itu aku ber inisiatip buat ngajari dia cara mengeong yang sesuai dengan kaidah yg benar dan norma norma yang berlaku dlm masyarakat,
aku : "meoong meoong"
kucing : " ....... "
aku : "meyong,meyooooooooong"
kucing : "miii"
aku : hadeh, " miyaang,,,miiyang"
kucing : "miyang,miyang,miyanng"
aku : tirukan saya ya? satu suara " meeeee....yooooooong"
kucing : "miyang"
*teler* sepertinya aku nyerah aja deh ngajari dia mengeong,aku meding ngajarin dia nyuci piring ato nyetrika,kapankapan aku daptarin les vocal aja kali ya si kucing ini,kan lumayan siapa tau dia ada bakat nyanyi? ato kalo enggak ntar biar temenku Hery_Miu aja lah tak suru ngajarin dia ngrapp pake bahasa jawa,mengingat mereka sejenis kan,pasti ngyambung juga kan kalo ngobrol, hm.aku masuk kamar ah.
"meoong meong meoong" gluduk gluduk
"meoong,meong,meong"
wah! surprize bgt ! ternyata perjuanganku selama ini, jerih payahku mengajarinya mengeong hingga titik darah penghabisan terbayar sudah! kucingku mengeooong! satu hal lagi yang aku temukan pada diriku,ternyata aku pandai melatih kucing mengeong, sepertinya aku mulai berpikir buat bukak warung makan tegal nih *plaak* mau bukak les vokal khusus kucing, haah, aku terharu bercampur bangga, tapi semua itu sirna saat aku mendengar suara kucingku lagi,hah!sulit di percaya! dia menyanyyikan lagu indonesia raya!  *bom*
"meong...meong,meeong"
"miyang,miyang,miyang,miyang"
"meong,meong,meong"
"miyang,miyang,minyaaaaamg,mimimiyang"
kok?aneh?akupun keluar kamar dan ternyata , yang "mengeong" bukanlah kucingku, kucingku tetap "mengiang" hadeh, gajadi deh mau tak daptarin indonesian "meong" idol -,-
terus siapa yg mengeong?? suaranya dari luar,kayaknya sih di teras,apa mereka lagi ngobrol ya? wah asik banget yaa, baru lahir aja kucingku uda dapet temen? apa jangan" itu pacarnya? iyaa, kan sekarang malem minggu? waaaah,gilak ni kucing baru lahir aja uda dapet pacar,sekarang di apelii lagi! hm, aku kalah sama kucing. T.T
karna obrolan mereka mengusik tidurnya ibuk jadi ibuk membawa kucing itu keluar,dan ternyata yg di luar itu bukanlah pacarnya si kucing, melainkan ibunya!waaah, ibunya nyariin anaknya,uuh,sayang tadi aku gak liad waktu si ibu di pertemukan dengan anaknya kembali setelah bertahun tahun terpisah dengan anaknya,pasti mengharukan banget kaya di sinetron Putri Yang Di Tukar huu,
berarti disini penjahatnya ibukku dong? kan ibuk yang nyulik dia tadi siang? uuwah.
yah begitulah kisahku dengan si kucing yang "mengiyang" bukan "mengeyong", huh, mengharukan ya?
oya , btw, adekku udah ngasih nama lho buat si kucing, namanya flavi, hhoho, tapi tetep kayanya aku bakal ngasih nama sendiri deh mungkin akan aku kasih nama Supratman Direjo, *plak* yah,aku kasih nama apalagi kalo bukan "miyang",yaudah deh semoga si miyang bahagia dan damai selalu disana bersama ibunya "amin". :D

0 komentar:

Posting Komentar